Sebelum mulai menginstal Ubuntu 11.10, kita memerlukan installer baik yang berupa live CD desktop maupun live DVD installer. Bagi Anda yang belum memiliki CD/DVD Ubuntu 11.10, silahkan mendownloadnya terlebih dulu melalui halaman rilis Ubuntu 11.10 lalu memburningnya kedalam CD/DVD.
Bagi pemula, kami sarankan untuk mengikuti tutorial menginstal Ubuntu 11.10
ini menggunakan hardisk baru atau hardisk yang tidak berisi file atau
data-data penting. Bagi pengguna yang akan menginstal untuk sistem dual
boot bersama sistem operasi lainnya atau menginstal pada hardisk yang
telah berisi file dan data penting, silahkan membackup lebih dulu
file-file penting itu kedalam media atau hardisk lain. Hal ini kami
sampaikan untuk menghindari risiko kehilangan data jika selama proses
instalasi terjadi kesalahan karena file-file yang telah dihapus saat
instalasi TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN LAGI.
Setelah semua kebutuhan siap dan Anda cukup memahami risiko yang mungkin terjadi, kita akan mulai proses menginstal Ubuntu 11.10. Masukkan CD/DVD Ubuntu 11.10
desktop kedalam CD/DVD drive, reboot komputer lalu ataur BIOS agar
menggunakan CD/DVD sebagai media booting pertama. Ubuntu live desktop
akan segera dijalankan, tunggulah hingga ditampilkan halaman "Welcome"...
Artikel selengkapnya dapat didownload di link ini
Silahkan gabung di BISNIS LUAR BIASA dengan Klik Meraih Bisnis Bersama Team
Minggu, 29 April 2012
Mengenal Flash
Flash adalah salah satu program pembuatan animasi yang sangat handal. Kehandalah flash dibandingkan dengan program yang lain adalah dalam hal ukuran file dari hasil animasinya yang kecil. Untuk itu animasi yang dihasilkan oleh program flash banyak digunakan untuk membuat sebuah web agar menjadi tampil lebih interaktif.
Salah satu kendala dari pembuatan sebuah web adalah ukurannya yang harus kecil, sehingga kesulitan untuk memasukkan animasi kedalamnya disebabkan oleh ukuran file animasi yang umumnya sangat besar. Program flash mengatasi kendala kendala diatas dengan baik, sehingga hampir semua web yang interaktif saat ini menggunakan flash sebagai bagian didalamnya.
Untuk Pengenalan lengkapnya, dapat di download di link mengenal flash ini.
Silahkan gabung di BISNIS LUAR BIASA dengan klik Meraih Sukses Bersama Team
Cara Merakit Komputer
Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar .. dari beberapa referensi yang saya pelajari .. maka berikut ini akan dijelaskan langkah demi langkah cara merakit komputer, mudah-mudahan bermanfaat ..
Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:
A. Persiapan
B. Perakitan
C. Pengujian
D. Penanganan Masalah
Untuk lebih lengkapnya dapat didownload di sini atau cara merakit komputer
Silahkan gabung di BISNIS LUAR BIASA dengan Klik Meraih Bisnis Bersama Team
Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:
A. Persiapan
B. Perakitan
C. Pengujian
D. Penanganan Masalah
Untuk lebih lengkapnya dapat didownload di sini atau cara merakit komputer
Silahkan gabung di BISNIS LUAR BIASA dengan Klik Meraih Bisnis Bersama Team
TEORI DESAIN GRAFIS
Perkembangan design grafis untuk saat ini sangat pesat sekali, terlebih dengan adanya perkembangan software dan hardware yang semakin canggih dan sangat menunjang didalam perkembangan design grafis.
Software-software yang menunjang untuk membuat design grafis antara lain Adobe Photoshop, CorelDraw, 3D, Flash dan masih banyak lagi. Software-software tersebut saat ini seolah bergabung dengan para desainer cetak, animator, dan video editor sehingga menjadi aplikasi computer grafis yang mampu secara optimal digunakan dalam fungsi photo retouching, photo manipulating, dan pengolahan gambar untuk orientasi cetak, desain halaman web dan multimedia, video editing, serta animasi.
Yang menjadi pertanyaan saat ini adalah apakah sulit untuk mempelajarinya?
Jawabnya: tidak . Design grafis sangat mudah untuk dipelajari hanya dibutuhkan kepekaan, ketlatenan, dan kebiasaan didalam menggunakannya, seperti halnya menggambar dikertas gambar, semakin sering anda menggambar maka semakin banyak ide yang muncul, semakin peka terhadap warna dan semakin bagus hasilnya. Demikian juga halnya anda menggambar dengan menggunakan computer, jadi hanya medianya saja yang berbeda.
Silahkan gabung di BISNIS LUAR BIASA dengan Klik Meraih Bisnis Bersama Team
TIPE IMAGE
Di dalam pelajaran ini tipe image yang akan dibahas ada dua yaitu tipe Bitmap/Raster dan tipe Vector
Di dalam pelajaran ini tipe image yang akan dibahas ada dua yaitu tipe Bitmap/Raster dan tipe Vector
- Tipe Bitmap/Raster
Image yang bertipe bitmap merupakan image yang terbentuk dari titik-titik warna/pixel. Titik-titik warna ini jumlahnya bisa jutaan atau bahkan milyaran tergantung besar kecilnya resolusi pada image tersebut. Bitmap akan terlihat pecah atau kabur apabila ukurannya diperbesar. Hal ini karena pembesaran ukuran pada bitmap tidak diikuti dengan penambahan pixel pada image tersebut. Dengan kata lain, jumlah pixel tetap sama meskipun ukuran image diperbesar. - Tipe Vektor
Image tipe vector mempunyai resolusi yang mandiri, atau vector tidak tergantung pada resolusinya. Vektor dibuat dari kurva yang dibentuk dan diwarnai. Apabila vektor diperbesar ukurannya, tidak akan mempengaruhi kualitas image tersebut. Contoh image yang bertipe vektor biasa digunakan pada logo, gambar kartun, atau spanduk.
Tipe image digital yang biasa dipergunakan ada dua jenis, yakni bitmap dan vector. Masing-masing tipe image digital ini memiliki kelebihan dsan kekurangan. Image bitmap memiliki komposisi warna yang banyak hingga 32 bit, tetapi tidak peka terhadap pembesaran dan pengecilan ukuran image. Image vector hanya memiliki komposisi 6 bit, tetapi memiliki kepekaan terhadap pembesaran dan pengecilan ukuran image.
BITMAP
Bitmap adalah tipe image digital yang dibentuk oleh susunan kotak-kotak kecil yang disebut pixel. Pixel ini membentuk kumpulan warna yang terlihat sebagai sebuah image pada layer monitor. Pada gambar bitmap, apabila ukurannya diperbesar maka gambarnya akan pecah dan terlihat kotak-kotak kecil.
VEKTOR
Vektor adalah tipe image yang tersusun dari garis dan kurva. Kelebihan tipe image ini adalah jika image mengalami pembesaran atau pengecilan, garis dan kurva akan ikut menyesuaikan sehingga gambar tidak mejadi pecah. Kekurangan tipe vector adalah jumlah warna yang dihasilkan sedikit dibandingkan tipe bitmap.
FORMAT IMAGE STANDAR
JPEG
Merupakan singkatan dari Joint Photograph Experts Group. Format image JPEG digunakan untuk image yang membutuhkan banyak 3Q warna, seperti photografi, dan lain-lain. JPEG memiliki komposisi warna 245 bit atau lebih dari 16 juta warna. Format JPEG biasanya banyak dipergunakan untuk foto, web, dan lain-lain.
GIF
Merupakan singkatan dari Grafhic Interchange Format. GIF adalah format image yang banyak digunakan pada desain web site, biasanya digunakan untuk pembuatan animasi.GIF memiliki komposisi warna 8 bit atau 256 warna.
PNG
PNG adalah Portable Network Graphic yang merupakan format baru dalam pembuatan image untuk website yang fleksibel yagn dapat diubah sesuai dengan keinginan dan kebutuhan desainer web. Tipe PNG paling sering kita temui saat mengolah image menggunakan Fireworks.
Firework sendiri merupakan image editing keluaran perusahaan Macromedia yang dikhususkan untuk membuat grafis web.
PNG mempunyai 2 tipe yaitu PNG-8 dan PNG 24. PNG-8 memiliki komposisi 8 bit warna, sedangkan PNG-24 memiliki komposisi 24 bit warna atau lebih dari 16 juta warna. Diluar itu, PNG masih dapat menampung image dengan komposisi warna hingga 32 bit. Dengan kata lain, PNG memiliki fleksibilitas untuk menampilkan image berkualitas.
Silahkan gabung di BISNIS LUAR BIASA dengan Klik Meraih Bisnis Bersama Team
BITMAP
Bitmap adalah tipe image digital yang dibentuk oleh susunan kotak-kotak kecil yang disebut pixel. Pixel ini membentuk kumpulan warna yang terlihat sebagai sebuah image pada layer monitor. Pada gambar bitmap, apabila ukurannya diperbesar maka gambarnya akan pecah dan terlihat kotak-kotak kecil.
VEKTOR
Vektor adalah tipe image yang tersusun dari garis dan kurva. Kelebihan tipe image ini adalah jika image mengalami pembesaran atau pengecilan, garis dan kurva akan ikut menyesuaikan sehingga gambar tidak mejadi pecah. Kekurangan tipe vector adalah jumlah warna yang dihasilkan sedikit dibandingkan tipe bitmap.
FORMAT IMAGE STANDAR
JPEG
Merupakan singkatan dari Joint Photograph Experts Group. Format image JPEG digunakan untuk image yang membutuhkan banyak 3Q warna, seperti photografi, dan lain-lain. JPEG memiliki komposisi warna 245 bit atau lebih dari 16 juta warna. Format JPEG biasanya banyak dipergunakan untuk foto, web, dan lain-lain.
GIF
Merupakan singkatan dari Grafhic Interchange Format. GIF adalah format image yang banyak digunakan pada desain web site, biasanya digunakan untuk pembuatan animasi.GIF memiliki komposisi warna 8 bit atau 256 warna.
PNG
PNG adalah Portable Network Graphic yang merupakan format baru dalam pembuatan image untuk website yang fleksibel yagn dapat diubah sesuai dengan keinginan dan kebutuhan desainer web. Tipe PNG paling sering kita temui saat mengolah image menggunakan Fireworks.
Firework sendiri merupakan image editing keluaran perusahaan Macromedia yang dikhususkan untuk membuat grafis web.
PNG mempunyai 2 tipe yaitu PNG-8 dan PNG 24. PNG-8 memiliki komposisi 8 bit warna, sedangkan PNG-24 memiliki komposisi 24 bit warna atau lebih dari 16 juta warna. Diluar itu, PNG masih dapat menampung image dengan komposisi warna hingga 32 bit. Dengan kata lain, PNG memiliki fleksibilitas untuk menampilkan image berkualitas.
Silahkan gabung di BISNIS LUAR BIASA dengan Klik Meraih Bisnis Bersama Team
AccesPoint, Wireless dan SSID
Access Point (AP)
Pengertian:
adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan alat-alat dalam suatu jaringan, dari dan ke jaringan Wireless.
Fungsi:
Fungsi Access Point adalah sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.
Wireless
Pengertian:wireless adalah teknologi tanpa kabel, melakukan hubungan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel.
Fungsi:
menghubungkan dua atau lebih peralatan dengan menggunakan media gelombang radio atau dapat juga di artikan sebagai pengganti kabel.
SSID
Pengertian:
SSID atau Service set identifier adalah tempat mengisikan nama dari access point yang akan disetting.
Apabila klien komputer sedang mengakses kita misalnya dengan menggunakan super scan,
maka nama yang akan timbul adalah nama SSID yang diisikan tersebut.
Fungsi:
Untuk mengatur ke jaringan mana kita ingin bergabung. Jadi, saat ada komputer ingin mengakses Jaringan Wireless, komputer tersebut harus memilih Wireless LAN mana yang ingin dikoneksikan.
SSID dibutuhkan karena sering terjadi di suatu lokasi terdapat beberapa HotSpot Wireless yang tumpang tindih
Silahkan gabung di BISNIS LUAR BIASA dengan Klik Meraih Bisnis Bersama Team
Pengertian:
adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan alat-alat dalam suatu jaringan, dari dan ke jaringan Wireless.
Fungsi:
Fungsi Access Point adalah sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.
Wireless
Pengertian:wireless adalah teknologi tanpa kabel, melakukan hubungan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel.
Fungsi:
menghubungkan dua atau lebih peralatan dengan menggunakan media gelombang radio atau dapat juga di artikan sebagai pengganti kabel.
SSID
Pengertian:
SSID atau Service set identifier adalah tempat mengisikan nama dari access point yang akan disetting.
Apabila klien komputer sedang mengakses kita misalnya dengan menggunakan super scan,
maka nama yang akan timbul adalah nama SSID yang diisikan tersebut.
Fungsi:
Untuk mengatur ke jaringan mana kita ingin bergabung. Jadi, saat ada komputer ingin mengakses Jaringan Wireless, komputer tersebut harus memilih Wireless LAN mana yang ingin dikoneksikan.
SSID dibutuhkan karena sering terjadi di suatu lokasi terdapat beberapa HotSpot Wireless yang tumpang tindih
Silahkan gabung di BISNIS LUAR BIASA dengan Klik Meraih Bisnis Bersama Team
Keamanan wireless dengan metode WI-FI Protected Accsess (WPA)
Merupakan rahasia umum jika WEP (Wired Equivalent Privacy) tidak lagi mampu diandalkan untuk menyediakan koneksi nirkabel (wireless) yang aman dari ulah orang usil atau ingin mengambil keuntungan atas apa yang kita miliki—dikenal dengan jargon hackers. Tidak lama setelah proses pengembangan WEP, kerapuhan dalam aspek kriptografi muncul.
Berbagai macam penelitian mengenai WEP telah dilakukan dan diperoleh kesimpulan bahwa walaupun sebuah jaringan wireless terlindungi oleh WEP, pihak ketiga (hackers) masih dapat membobol masuk. Seorang hacker yang memiliki perlengkapan wireless seadanya dan peralatan software yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis cukup data, dapat mengetahui kunci enkripsi yang digunakan.
Silahkan gabung di BISNIS LUAR BIASA dengan Klik Meraih Bisnis Bersama Team
Menyikapi kelemahan yang dimiliki oleh WEP, telah dikembangkan sebuah teknik pengamanan baru yang disebut sebagai WPA (WiFI Protected Access). Teknik WPA adalah model kompatibel dengan spesifikasi standar draf IEEE 802.11i. Teknik ini mempunyai beberapa tujuan dalam desainnya, yaitu kokoh, interoperasi, mampu digunakan untuk menggantikan WEP, dapat diimplementasikan pada pengguna rumahan atau corporate, dan tersedia untuk publik secepat mungkin. Adanya WPA yang "menggantikan" WPE, apakah benar perasaan "tenang" tersebut didapatkan? Ada banyak tanggapan pro dan kontra mengenai hal tersebut. Ada yang mengatakan, WPA mempunyai mekanisme enkripsi yang lebih kuat. Namun, ada yang pesimistis karena alur komunikasi yang digunakan tidak aman, di mana teknik man- in-the-middle bisa digunakan untuk mengakali proses pengiriman data. Agar tujuan WPA tercapai, setidaknya dua pengembangan sekuriti utama dilakukan. Teknik WPA dibentuk untuk menyediakan pengembangan enkripsi data yang menjadi titik lemah WEP, serta menyediakan user authentication yang tampaknya hilang pada pengembangan konsep WEP.
Teknik WPA didesain menggantikan metode keamanan WEP, yang menggunakan kunci keamanan statik, dengan menggunakan TKIP (Temporal Key Integrity Protocol) yang mampu secara dinamis berubah setelah 10.000 paket data ditransmisikan. Protokol TKIP akan mengambil kunci utama sebagai starting point yang kemudian secara reguler berubah sehingga tidak ada kunci enkripsi yang digunakan dua kali. Background process secara otomatis dilakukan tanpa diketahui oleh pengguna. Dengan melakukan regenerasi kunci enkripsi kurang lebih setiap lima menit, jaringan WiFi yang menggunakan WPA telah memperlambat kerja hackers yang mencoba melakukan cracking kunci terdahulu.
Walaupun menggunakan standar enkripsi 64 dan 128 bit, seperti yang dimiliki teknologi WEP, TKIP membuat WPA menjadi lebih efektif sebagai sebuah mekanisme enkripsi. Namun, masalah penurunan throughput seperti yang dikeluhkan oleh para pengguna jaringan wireless seperti tidak menemui jawaban dari dokumen standar yang dicari. Sebab, masalah yang berhubungan dengan throughput sangatlah bergantung pada hardware yang dimiliki, secara lebih spesifik adalah chipset yang digunakan. Anggapan saat ini, jika penurunan throughput terjadi pada implementasi WEP, maka tingkat penurunan tersebut akan jauh lebih besar jika WPA dan TKIP diimplementasikan walaupun beberapa produk mengklaim bahwa penurunan throughput telah diatasi, tentunya dengan penggunaan chipset yang lebih besar kemampuan dan kapasitasnya.
Proses otentifikasi WPA menggunakan 802.1x dan EAP (Extensible Authentication Protocol). Secara bersamaan, implementasi tersebut akan menyediakan kerangka kerja yang kokoh pada proses otentifikasi pengguna. Kerangka-kerja tersebut akan melakukan utilisasi sebuah server otentifikasi terpusat, seperti RADIUS, untuk melakukan otentifikasi pengguna sebelum bergabung ke jaringan wireless. Juga diberlakukan mutual authentification, sehingga pengguna jaringan wireless tidak secara sengaja bergabung ke jaringan lain yang mungkin akan mencuri identitas jaringannya.
Mekanisme enkripsi AES (Advanced Encryption Standard) tampaknya akan diadopsi WPA dengan mekanisme otentifikasi pengguna. Namun, AES sepertinya belum perlu karena TKIP diprediksikan mampu menyediakan sebuah kerangka enkripsi yang sangat tangguh walaupun belum diketahui untuk berapa lama ketangguhannya dapat bertahan.
Silahkan gabung di BISNIS LUAR BIASA dengan Klik Meraih Bisnis Bersama Team
Berbagai macam penelitian mengenai WEP telah dilakukan dan diperoleh kesimpulan bahwa walaupun sebuah jaringan wireless terlindungi oleh WEP, pihak ketiga (hackers) masih dapat membobol masuk. Seorang hacker yang memiliki perlengkapan wireless seadanya dan peralatan software yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis cukup data, dapat mengetahui kunci enkripsi yang digunakan.
Silahkan gabung di BISNIS LUAR BIASA dengan Klik Meraih Bisnis Bersama Team
Menyikapi kelemahan yang dimiliki oleh WEP, telah dikembangkan sebuah teknik pengamanan baru yang disebut sebagai WPA (WiFI Protected Access). Teknik WPA adalah model kompatibel dengan spesifikasi standar draf IEEE 802.11i. Teknik ini mempunyai beberapa tujuan dalam desainnya, yaitu kokoh, interoperasi, mampu digunakan untuk menggantikan WEP, dapat diimplementasikan pada pengguna rumahan atau corporate, dan tersedia untuk publik secepat mungkin. Adanya WPA yang "menggantikan" WPE, apakah benar perasaan "tenang" tersebut didapatkan? Ada banyak tanggapan pro dan kontra mengenai hal tersebut. Ada yang mengatakan, WPA mempunyai mekanisme enkripsi yang lebih kuat. Namun, ada yang pesimistis karena alur komunikasi yang digunakan tidak aman, di mana teknik man- in-the-middle bisa digunakan untuk mengakali proses pengiriman data. Agar tujuan WPA tercapai, setidaknya dua pengembangan sekuriti utama dilakukan. Teknik WPA dibentuk untuk menyediakan pengembangan enkripsi data yang menjadi titik lemah WEP, serta menyediakan user authentication yang tampaknya hilang pada pengembangan konsep WEP.
Teknik WPA didesain menggantikan metode keamanan WEP, yang menggunakan kunci keamanan statik, dengan menggunakan TKIP (Temporal Key Integrity Protocol) yang mampu secara dinamis berubah setelah 10.000 paket data ditransmisikan. Protokol TKIP akan mengambil kunci utama sebagai starting point yang kemudian secara reguler berubah sehingga tidak ada kunci enkripsi yang digunakan dua kali. Background process secara otomatis dilakukan tanpa diketahui oleh pengguna. Dengan melakukan regenerasi kunci enkripsi kurang lebih setiap lima menit, jaringan WiFi yang menggunakan WPA telah memperlambat kerja hackers yang mencoba melakukan cracking kunci terdahulu.
Walaupun menggunakan standar enkripsi 64 dan 128 bit, seperti yang dimiliki teknologi WEP, TKIP membuat WPA menjadi lebih efektif sebagai sebuah mekanisme enkripsi. Namun, masalah penurunan throughput seperti yang dikeluhkan oleh para pengguna jaringan wireless seperti tidak menemui jawaban dari dokumen standar yang dicari. Sebab, masalah yang berhubungan dengan throughput sangatlah bergantung pada hardware yang dimiliki, secara lebih spesifik adalah chipset yang digunakan. Anggapan saat ini, jika penurunan throughput terjadi pada implementasi WEP, maka tingkat penurunan tersebut akan jauh lebih besar jika WPA dan TKIP diimplementasikan walaupun beberapa produk mengklaim bahwa penurunan throughput telah diatasi, tentunya dengan penggunaan chipset yang lebih besar kemampuan dan kapasitasnya.
Proses otentifikasi WPA menggunakan 802.1x dan EAP (Extensible Authentication Protocol). Secara bersamaan, implementasi tersebut akan menyediakan kerangka kerja yang kokoh pada proses otentifikasi pengguna. Kerangka-kerja tersebut akan melakukan utilisasi sebuah server otentifikasi terpusat, seperti RADIUS, untuk melakukan otentifikasi pengguna sebelum bergabung ke jaringan wireless. Juga diberlakukan mutual authentification, sehingga pengguna jaringan wireless tidak secara sengaja bergabung ke jaringan lain yang mungkin akan mencuri identitas jaringannya.
Mekanisme enkripsi AES (Advanced Encryption Standard) tampaknya akan diadopsi WPA dengan mekanisme otentifikasi pengguna. Namun, AES sepertinya belum perlu karena TKIP diprediksikan mampu menyediakan sebuah kerangka enkripsi yang sangat tangguh walaupun belum diketahui untuk berapa lama ketangguhannya dapat bertahan.
Silahkan gabung di BISNIS LUAR BIASA dengan Klik Meraih Bisnis Bersama Team
Keamanan Wireless dengan metode Wired Equivalent Privacy (WEP)
WEP merupakan standart keamanan & enkripsi pertama yang digunakan pada wireless, WEP (Wired Equivalent Privacy) adalah suatu metoda pengamanan jaringan nirkabel, disebut juga dengan Shared Key Authentication. Shared Key Authentication adalah metoda otentikasi yang membutuhkan penggunaan WEP. Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh administrator) ke client maupun access point. Kunci ini harus cocok dari yang diberikan akses point ke client, dengan yang dimasukkan client untuk authentikasi menuju access point, dan WEP mempunyai standar 802.11b.
Proses Shared Key Authentication:
WEP memiliki berbagai kelemahan antara lain :
WEP terdiri dari dua tingkatan, yakni kunci 64 bit, dan 128 bit. Sebenarnya kunci rahasia pada kunci WEP 64 bit hanya 40 bit, sedang 24bit merupakan Inisialisasi Vektor (IV). Demikian juga pada kunci WEP 128 bit, kunci rahasia terdiri dari 104bit.
Serangan-serangan pada kelemahan WEP antara lain :
Silahkan gabung di BISNIS LUAR BIASA dengan Klik Meraih Bisnis Bersama Team
Proses Shared Key Authentication:
- Client meminta asosiasi ke access point, langkah ini sama seperti Open System Authentication.
- Access point mengirimkan text challenge ke client secara transparan.
- Client akan memberikan respon dengan mengenkripsi text challenge dengan menggunakan kunci WEP dan mengirimkan kembali ke access point.
- Access point memberi respon atas tanggapan client, akses point akan melakukan decrypt terhadap respon enkripsi dari client untuk melakukan verifikasi bahwa text challenge dienkripsi dengan menggunakan WEP key yang sesuai. Pada proses ini, access point akan menentukan apakah client sudah memberikan kunci WEP yang sesuai. Apabila kunci WEP yang diberikan oleh client sudah benar, maka access point akan merespon positif dan langsung meng-authentikasi client. Namun bila kunci WEP yang dimasukkan client adalah salah, maka access point akan merespon negatif dan client tidak akan diberi authentikasi. Dengan demikian, client tidak akan terauthentikasi dan tidak terasosiasi.
WEP memiliki berbagai kelemahan antara lain :
- Masalah kunci yang lemah, algoritma RC4 yang digunakan dapat dipecahkan.
- WEP menggunakan kunci yang bersifat statis
- Masalah initialization vector (IV) WEP
- Masalah integritas pesan Cyclic Redundancy Check (CRC-32)
WEP terdiri dari dua tingkatan, yakni kunci 64 bit, dan 128 bit. Sebenarnya kunci rahasia pada kunci WEP 64 bit hanya 40 bit, sedang 24bit merupakan Inisialisasi Vektor (IV). Demikian juga pada kunci WEP 128 bit, kunci rahasia terdiri dari 104bit.
Serangan-serangan pada kelemahan WEP antara lain :
- Serangan terhadap kelemahan inisialisasi vektor (IV), sering disebut FMS attack. FMS singkatan dari nama ketiga penemu kelemahan IV yakni Fluhrer, Mantin, dan Shamir. Serangan ini dilakukan dengan cara mengumpulkan IV yang lemah sebanyak-banyaknya. Semakin banyak IV lemah yang diperoleh, semakin cepat ditemukan kunci yang digunakan
- Mendapatkan IV yang unik melalui packet data yang diperoleh untuk diolah untuk proses cracking kunci WEP dengan lebih cepat. Cara ini disebut chopping attack, pertama kali ditemukan oleh h1kari. Teknik ini hanya membutuhkan IV yang unik sehingga mengurangi kebutuhan IV yang lemah dalam melakukan cracking WEP.
- Kedua serangan diatas membutuhkan waktu dan packet yang cukup, untuk mempersingkat waktu, para hacker biasanya melakukan traffic injection. Traffic Injection yang sering dilakukan adalah dengan cara mengumpulkan packet ARP kemudian mengirimkan kembali ke access point. Hal ini mengakibatkan pengumpulan initial vektor lebih mudah dan cepat. Berbeda dengan serangan pertama dan kedua, untuk serangan traffic injection,diperlukan spesifikasi alat dan aplikasi tertentu yang mulai jarang ditemui di toko-toko, mulai dari chipset, versi firmware, dan versi driver serta tidak jarang harus melakukan patching terhadap driver dan aplikasinya.
Silahkan gabung di BISNIS LUAR BIASA dengan Klik Meraih Bisnis Bersama Team
Langganan:
Postingan (Atom)

